Sabtu, 11 April 2009

buat istriku tercinta

Istriku adalah belahanjiwaku.Selalu menemani disaat suka dan duka ,takterucap kata lelah mendampingiku,tak terucap kata bosan menemaniku.Oh.....istriku terima kasih untuk semuannya yang tlah kau berikan buat saya.Jalan masih panjang mari kita rawat dan pelihara sepotong cinta yang kita punya,mari kita siram bunga itu biar tidak layu.Anak2 kita adalah emas,tolong ingatkan aku bila kilaf,tolong basuh hatiku saat ada noda.
Istiku adalah teman saat sekolah dulu (pacar lama he....he....),dia adalah bungsu dari dua bersaudara .Dia adalah orang tercantik didunia buat saya(promosi ni yeee.....) baik paras maupun hatinya,dia adalah perempuan berhati baja,dimana tak lekang diterjang aral....Saat ini kami bersama menempati asrama dipusdik secata magetan.Keluarga kami adalah kelurga kecil dan kami alhamdullilah sudah dikaruniai anak yang catik dantampan seperti bapaknya he..hee...
Anak pertama kami adalah cewek kami beri nama Tikta Shafa Vania Adristi,kemudian yang kedua cowok namanya Sulthan Adristian Pamungkas.Pada saat kelahiran anak yang kedua inilah saya punya kisah,saat istri hamil semua orang menebak anak kami nanti adalah perempuan lagi,karena anak pertama sudah cewek harapan saya saat itu anak kedua nanti cowok.Ternyata Tuhan mendengar apa yang kami minta melalui doa.Alhamdullilah!!!anak kedua cowok dan lahir normal,saat masih dikandungan saat itu saya bermimpi melihat matahari,bulan,dan bumi ada diatas saya.Mungkin itulah jawaban tuhan saat itu berarti harapan saya akan dikabulkan dan ternyata memang benar2 cowok!!!Harapan kami nantinya mudah2an mereka anak2 saya menjadi orang yang berguna bagi dirinya sendiri,keluarga ,masyarakat,agama,dan bansa.Merdekaaaa!Aminnnn!
Terima kasih istriku,trima kasih Tuhan...........

2 komentar:

  1. Wah Pak Didiek, salam buat isteri yang hebat dan anak - anak yang menjadi permata keluarga...Pak asro juga ada disamping saya....

    BalasHapus
  2. Selamat malam ibu,maaf baru balas komentar ibu hari ini.Saya jadi malu ...salam bu buat bapak.Sekali lagi saya jadi malu....

    BalasHapus